Kondisi Pengungsi Suriah di Damaskus

29 Februari 2016 - 16:06

Menurut Kantor Berita ABNA, konflik yang berlangsung sejak tahun 2011 mengubah Suriah yang dulunya sebuah negeri yang aman dan damai menjadi negara yang mencekam karena perang. Setiap waktu nyawa bisa saja terenggut oleh terpaan roket-roket yang dilontarkan kelompok teroris yang berambisi menjatuhkan rezim Bashar Assad ataupun menjadi korban aksi bom bunuh. Serangan-serangan mematikan tersebut tidak memilah korban. Ribuan warga sipil Suriah bersimbah darah dan meregang kehilangan nyawa akibat perang yang tidak berkesudahan tersebut.

Jutaan warga Suriah menjadi pengungsi, baik ke negeri-negeri tetanga sampai ke Eropa maupun menjadi pengungsi di negeri sendiri.

Berikut suasana kehidupan pengungsi Suriah yang wilayahnya dibawah kendali kelompok teroris ISIS maupun Jabhah an Nushrah. Mereka diungsikan di sekolah-sekolah yang tersebar di Damaskus oleh pemerintah Suriah. Damaskus sebagai ibu kota Suriah, sampai saat ini masih terhitung aman dari serangan kelompok teroris, meski demikian aksi bom bunuh diri dari anasir ISIS maupun Jabhah an Nushrah tetap menjadi ancaman kematian setiap waktu. Herannya, tidak satupun pelaku teror tersebut melakukan aksi serupa di Tel Aviv, ibukota Israel.

نمایش اسلایدی تصاویر